18 Januari 2018

3,757 Petugas PPDP Ditarget Mencoklit 20 Ribu Rumah di Hari Pertama Coklit

TANGERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menargetkan minimal 20.000 rumah penduduk Kota Tangerang tercoklit pada hari pertama gerakan coklit serentak tahun 2018 pada 20 Januari mendatang.

Demikian hal ini ditegaskan oleh Kepala Divisi Perencanaan dan Data Komisioner KPU Kota Tangerang Ahmad Syailendra saat konferensi pers dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kota Tangerang, Rabu (17/1/2018).

Komisioner KPU Kota Tangerang Melalukan Pose Poto Bersama dengan Pengurus PWI Kota Tangerang Usai Menggelar Konferensi Pers soal Gerakan Coklit Serentak

Menurut Syailendra, tahapan pemutakhiran data pemilih akan dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (20/1/2018) di seluruh wilayah yang menggelar Pilkada Serentak Tahun 2018. “Tek terkecuali Kota Tangerang, juga akan menggelar gerakan ini pada tanggal tersebut dengan melibatkan 3.757 petugas mulai dari KPU, PPK, PPS, serta PPDP se Kota Tangerang,” kata Syailendra.

Menurut pria yang akrab disapa Indra ini, guna memaksimalkan pencocokan dan penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2018 sampai 18 februari 2018, KPU Kota Tangerang akan menggerakkan sebanyak 3.093 petugas PPDP yang akan mencoklit sedikitnya 1,2 juta pemilih yang tersebar di 3.093 TPS. “Kami maksimalkan sampai akhir mas coklit pemiih, data kita akan jauh lebih akurat,” tegasnya.

Indra juga menyampaikan, selain melaksanakan coklit tersebut. Di hari pertama coklit KPU Kota Tangerang juga akan mengelar Apel Kesiapan Coklit pada Sabtu, 20 Januari 2018 mendatang. Demikian hal ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti Surat KPU RI Nomor 36/PP.08-SD/06/KPU/I/2018 perihal penyebarluasan informasi Coklit melalui media cetak/elektronik.

“Usai menggelar apel inilah, seluruh petugas bergerak dari pintu ke pintu untuk mencocokkan data pemilih yang ada dengan target, 20.000 rumah tercoklit dan tertempel stiker bukti tanda sudah dicoklit,” ucapnya.

Menurut Indra, kegiatan coklit ini perlu dilakukan untuk memvalidasi dan meningkatkan akurasi data agar lebih komprehensif. “Jika ada warga yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) akan di coret semisal ganda, meninggal, TNI, POLRI aktif, belum usia 17 tahun dan lain sebagainya. Kemudian mencatat data pemilih baru yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih lalu juga mengubah jika ada kesalahan data nama, tanggal lahir dan seterusnya,” tandasnya.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi mengatakan, dalam kegiatan ini nantinya selain akan didokumentasikan oleh petugas, baik individu yang dicoklit, maupun rumah yangs sudah ditepelkan stiker, pihaknya juga memerintahkan PPDP untuk meminta pemilih memotret dirinya sendiri (melalukan selfie/wifie) dan mengunggahnya dalam media sosial milik pemilih sebagai bentuk dukungan gerakan mencoklit serentak.

“Hal ini merupakan bentuk sosialisasi untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam tahapan pemutakhiran data pemilih. Masyarakat diharapkan juga mampu mengawal tahapan demi tahapan Pilkada Kota Tangeran, khususnya memastikan dan mendokumentasikan rumahnya sudah di datangi oleh PPDP dan ditempelkan stiker sebagai bukti telah di data oleh petugas kami,” imbau Sanusi. (Humas KPU Kota Tangerang)

2018, Berita Terkini, Bersama Sukseskan, Data Pemilih, DPT, Gerakan Mencoklit, Gerakan Saya Mencoblos, Pilkada 2018, Sosialisasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Next
Close
Test Caption
Test Description goes like this