5 Januari 2018

KPU Siap Periksa Kesehatan Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota

Direktur RSUD Kabupaten Tangerang Drg, Naniek Isnaini saat Menandatangani MoU didampingi Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi, Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim (paling kanan), Sekretaris KPU Kota Tangerang Ginanjar Taufik, dan Komisioner KPU Kota Tangerang, Banani Bahrul (paling kiri)

TANGERANG – Tim pemeriksa kesehatan bentukan RSUD Kabupaten Tangerang siap melakukan pemeriksaan dan penilaian kesehatan bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan mentas di Pilkada Kota Tagerang tahun 2018.

Demikian kesiapan ini dinyatakan selepas penandatanganan kerjasama antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang  dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, di gedung manajemen RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat (5/1/2018).

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi mengatakan, kegiatan kesepakatan bersama dengan RSUD adalah yang pertama dilakukan selama empat tahun periode KPU. “Saat Pileg dan Pilpres kita tidak ada kerjasama dalam pemeriksaan kesehatan, begitu juga dengan Pilgub kemarin,” kata Sanusi.

Dikatakan Sanusi, pemeriksaan tersebut menjadi tolak ukur kesehatan yang benar dalam menjamin calon Walikota yang lolos dapt bekerja dengan baik memimpin Kota Tangerang. “Sebenarnya kami punya RSUD namun yang layak, memiliki fasilitas tipe B dan memenuhi syarat adalah RSUD Kabupaten Tangerang,” ucap Sanusi.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada RSUD, IDI, HIMPSI dan BNN atas kerjasama yang dijalin dalam mensukseskan Pilkada Kota Tangerang. “Kesepakatan ini menunjukan komitmen KPU Kota memberikan pelaksanaan Pilkada yang terbaik,” ucapnya.

Komisioner KPU Banani Bahrul menambahkan terdapat tiga aspek yang akan dinilai dalam pemeriksaan kesehatan calon kepala daerah. “Aspek Jasmani, Rohani dan bebas narkoba,” katanya.

Tahapan pemeriksaan kesehatan akan dimulai pada tanggal 11 Januari 2018 sampai dengan 15 Januari 2018. “Tentunya kondisional, pada rentang waktu yang diagendakan usai tahapan pendaftaran calon pada tanggal 10 Januari selesai,” ujar Banani.

Banani menjelaskan jika paslon ditemui ketidakmampuan aspek kesehatan dari calon atau pasangan calon maka partai politik dapat mengganti oleh parpol pengusung. “Tentunya penilaian secara kumulatif dari ketiga aspek tersebut harus memenuhi syarat,”tandas Banani.

Sementara Direktiur RSUD Kabupaten Tangerang, drg Naniek Isnaini mengatakan, usai kesepakatan bersama pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana sesuai yang disyaratkan oleh KPU Kota Tangerang serta tenaga kesehatan bekerja sama dengan IDI, HIMPSI Propinsi Banten dan BNN Kota Tangerang.

Terkait tenaga kesehatan yang disiapkan diantaranya Dokter spesialis jantung, bedah, mata serta psikiater sebab pemeriksaan tidak hanya pada jasmani namun psikologisnya

“Prinsipnya tidak ada perubahan dalam penilaian kesehatan dengan sebelumnya,namun hanya metode nya saja yang berbeda seperti mata ada metode baru yang akan dilaksanakan,” pungkasnya. (Humas KPU Kota Tangerang)

2018, Berita Terkini, Gerakan Saya Mencoblos, Hukum, Pencalonan, Pilkada 2018, Slider

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Next
Close
Test Caption
Test Description goes like this