4 Juni 2018

Parpol Peserta Pemilu 2019 Dibimbing Gunakan Aplikasi SILON

TANGERANG – Pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mewajibkan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) bagi partai politik (parpol) dalam proses pencalonan anggota lembaga perwakilan, KPU Kota Tangerang mengundang 16 parpol tingkat Kota Tangerang untuk menjelaskan tata cara penggunaan Silon, Senin (4/6/2018).

Komisioner KPU Kota Tangerang Banani Bahrul memberi penjelasan umum tentang Silon. Ia mengatakan, bahwa Silon merupakan seperangkat sistem dan teknologi informasi yang berbasis jaringan untuk mendukung kerja kami sebagai penyelenggara pemilu dalam melakukan verifikasi kelengkapan pemenuhan persyaratan pengajuan bakal calon dan keabsahan pemenuhan persyaratan bakal calon anggota lembaga perwakilan.

Banani yang juga kepala Divisi Teknis memaparkan, bahwa ada sejumlah regulasi dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 sebagai dasar pemikiran KPU mewajibkan penggunaan Silon dalam Pemilu 2019. “Bahwa dalam UU 7/2017 dinyatakan bahwa di antara persyaratan bakal calon anggota lembaga perwakilan adalah dicalonkan hanya di satu lembaga perwakilan dan di satu daerah pemilihan. Selain itu, ada pula ketentuan pemenuhan paling sedikit 30 persen keterwakilan perempuan,” ujarnya. “Untuk memastikan seseorang dicalonkan hanya di satu lembaga perwakilan dan di satu daerah pemilihan, kami memeriksanya melalui Silon. Begitu pun dengan pemenuhan keterwakilan 30 persen perempuan,” lanjutnya.

Selain itu, Banani menyampaikan, bahwa penggunaan Silon adalah untuk membantu mewujudkan prinsip penyelenggaraan Pemilu sesuai prinsip keterbukaan dan prinsip akuntabel, mendukung implementasi UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan memantau tahapan Pencalonan Pemilu.

Pada proses awal penggunaan Silon, “Kami akan membuatkan nama pengguna sesuai permintaan pihak parpol sekaligus kami berikan kunci akses sementara untuk diubah oleh operator parpol. Setelah kunci akses diubah, operator parpol mengisi profil partainya kemudian memasukkan data para bakal calon dan mengunggah dokumen pengajuan dan dokumen calon,” jelas Banani.

Banani juga mengutarakan bahwa setelah penjelasan tentang tata cara penggunaan Silon, KPU Kota Tangerang membuka layanan konsultasi atau help desk bagi operator parpol untuk lebih memahami cara penggunaannya.

Sebelumnya ketua KPU Kota Tangerang Sanusi dalam sambutan mengatakan, sampai masa penetapan calon anggota legislatif pada 20 September mendatang, pihaknya berharap semua parpol memenuhi kewajibannya dalam menyukseskan Pemilu. Salah satunya melakukan pengisian pendaftaran caleg melalui Silon.

“Kami akan umumkan pendaftaran caleg pada tanggal 1-3 Juli mendatang. Sebelum masa pengajuan daftar calon, kami berharap semua operator parpol bisa menggunakan Silon. Ketika persyaratan pengajuan bakal calon dan keabsahan pemenuhan persyaratan bakal calon sudah lengkap, kami akan menetapkan daftar calon sementara pada 12 Agustus 2018. Setelah melalui tanggapan masyarakat dan klarifikasi parpol, kami akan menetapkan daftar calon tetap pada 20 September,” ucap Sanusi.

Acara yang dimulai pukul dua siang dan dihadiri oleh 14 dari 16 parpol itu dilanjutkan dengan proses pendaftaran operator parpol oleh operator KPU Kota Tangerang dengan mengunggah surat mandat parpol dan foto operator lalu pembuatan nama pengguna sekaligus kunci aksesnya. Setelah itu, operator KPU Kota Tangerang menjelaskan dan membimbing operator Silon parpol hingga kumandang azan magrib pukul 17.46 WIB. (Humas KPU Kota Tangerang)

2018, Pemilu 2019, Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Silon

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Next
Close
Test Caption
Test Description goes like this